IU in Jakarta - Secara Lebih Detail (2)

Sebelumnya aku udah ceritain kronologi mulai dari beli tiket sampai masuk ke venue konser Love Poem nya IU tanggal 29 Desember kemarin, kan. Sekarang aku mau ngelanjutin tentang konsernya, yang sebenarnya sudah berlangsung hampir sebulan yang lalu, ya. Tapi, masih aja berasa euforianya sekaligus berasa kayak mimpi. Duuh.

Jadwal konser dimulai jam 7 malam dan tepat jam 7 malam, lampu di dalam ruangan konser dimatikan. Tanda bahwa sang idola yang ditunggu sekian lama akan menampakkan dirinya sebentar lagi. Sekian detik kemudian IU masuk ke tengah panggung dengan gaun pink mengkilap dan rambut dikuncir yang menjadikannya tampak anggun dan berkilauan di atas panggung. Penonton pun bersorak saat IU membuka konser dengan lagu Unlucky yang menjadi salah satu track song di album terbarunya. Sementara aku? Berusaha menahan agar air mataku gak jatuh. Masa belum ada satu lagu udah nangis. X'D Tambahan juga aku suka banget dengan lagu ini. Aku langsung berpikir, "ya ampun!! Openingnya pakai lagu yang aku suka banget," dengan mata berkaca-kaca.


Source: Instagram

Setelah nyanyi lagu Unlucky, IU langsung lanjut menyanyikan lagu Palette secara full, tanpa memotong part rapnya G-Dragon. Aku juga berpikir hal yang sama seperti sebelumnya, "ini juga aku suka banget lagunya." FYI, semua lagu IU hanya termasuk dalam 2 kategori buatku. Antara aku suka atau suka banget. Yah, berarti selama IU bernyanyi aku akan bilang hal yang serupalah, ya. XD

Sebelumnya aku udah pernah bercerita sedikit tentang lagu Unlucky ini. Sementara Palette adalah salah satu track song pada album IU sebelumnya yang juga berjudul Palette. Yang menceritakan dirinya saat berumur 25 tahun (aku juga lagi 25 tahun saat ini jadi lagi suka-sukanya sama lagu itu hmm). Diumur tersebut IU merasa bahwa dirinya sudah bisa menentukan apa yang dia suka dan tidak suka dan bertanggung jawab atas apa pun yang dia pilih.

Setelah menyanyikan beberapa lagu lagi, IU pun menyapa penontonnya, "apa kabar? Saya IU." Dan penonton pun langsung bersorak-sorai. IU bilang kalau di day 2 penontonnya kelihatan lebih banyak perempuan daripada laki-lakinya. Lalu, IU berkata bahwa dia menepati janjinya untuk datang ke Indonesia. Ini adalah salah satu scene yang memorable banget sih menurutku. Jadi ceritanya, tahun lalu ada fans dari Indonesia yang komen di post Instagramnya IU, "COME TO INDONESIA PLEASE," lalu dibalas ☑️ oleh IU. Komennya dibalas IU aja udah girang banget pasti kan, tuh. Lalu, IU nya nyariin orang itu dari konser day 1 dan di day 2 dia nyari lagi dan orangnya dateng sambil bawa screenshot komen dia yang dibalas IU tahun lalu yang diprint di kertas A2. LALU DINOTICE, DONG!! "So, that person is the one who made me visit Jakarta. Thank you for asking me to come to Jakarta and I hope you have a great time today." Sampai akhirnya orangnya nangis, dong. Duh, aku ngeliatnya aja campur aduk, apalagi dia ya. XD XD Melihat orangnya nangis IU bilang "don't cry" pakai bahasa korea, saat translatornya terjemahin IU ikutin, "jangan nangis, jangan nangis." Dan seriusan malah jadinya lucu banget denger dia ngomong bahasa Indonesia. X'D X'D Ini nih dipost di Instagramnya.

Setelah IU bercerita bahwa dia merasa senang karena sambutan yang baik dari fans Indonesia, dia lanjut menyanyikan lagu Autumn Morning dan Friday. Jangan ditanya lagi, ya. Udah jelas dua lagi itu masuk ke dalam kategori lagu yang aku suka banget. Hahaha

Aku gak pernah nonton konser sebelumnya karena memang menantikan IU datang ke Indonesia. Tapi, pengalaman konser pertama ini benar-benar berkesan buatku. Bukan hanya karena akhirnya aku melihat penampilan IU, tapi dari sisi tata panggung, sounding, layar, bahkan translator pun semuanya memukau. Nanti akan aku ceritakan satu-satu, ya.

Saat IU menyanyikan lagu Secret Garden, background di panggung menampilkan nuansa taman yang penuh dengan daun-daun hijau dan juga ada tirai yang turun dan menampilkan efek hujan. Membuat nuansa lagu yang dinyanyikan oleh IU menjadi lebih syahdu dan lebih enjoyable.

Setelah itu IU berganti pakaian dan selama sesi tunggu itu, pada layar ditampilkan video clip singkat tentang pesan yang akan dibawakan untuk penampilan selanjutnya. Tak lama berselang, IU kembali lagi dengan outfit yanh lebih santai. Crop top hoodie yang bertuliskan 'Blueming' dan kata-kata lain yang dituliskan oleh IU Team yang dipadukan dengan celana jeans santai. IU lanjut menyanyikan lagu The Visitor dan beberapa lagu dari album-album sebelumnya seperti Jam Jam dan Twenty Three.



Source: Instagram

Yang menarik saat IU menyanyikan lagu Last Night Story terlihat bodyguard yang selalu menemani IU, di mana pun kapan pun, berada di atas panggung dan menari bersama dancer yang lain. Sungguh lucu dan berkesan. Dan ternyata IU lah yang meminta bodyguardnya yang katanya selalu tampak serius itu untuk tampil di atas panggung juga karena hari itu adalah konser terakhirnya di tahun 2019.

IU pun lanjut menyanyikan lagu Blueming. Kemarin itu aku udah cerita kan kalau disediakan beberapa merchandise projek untuk konser kali ini, salah satunya adalah topeng wajah IU yang dihimbau untuk dipakai saat IU menyanyikan lagu Blueming. Sesaat sebelum IU mulai menyanyi, lampu ruangan dimatikan. Saat tiba waktunya menyanyi dan lampu dinyalakan, IU malah tertawa ngakak dan akhirnya melewatkan 1-2 baris pertama lirik lagu yang seharusnya dia nyanyikan karena yang terlihat adalah orang-orang yang memakai topeng seperti ini.


Source: Instagram
Gila gimana gak mau ketawa, kan. Lucu sekaligus serem gitu. Gimana ceritanya ya dilihat dari atas panggung. X'D X'D

Setelah beberapa lagu dinyanyikan pun IU masih membahas kejadian itu. "Semuanya beneran suka bercanda, ya? Kalau begitu bagaimana saya bisa bernyanyi, ini buka challenge. Lucu sih, tapi agak seram. Kalian sengaja ya wajahnya dibiruin? Saya merasa para fans sedang menertawakan saya. Itu lucu banget. Saya juga suka melawak, tapi kalian lebih dari saya, loh. Kalian luar biasa." Terkocak sekaligus terniat memang yang bikin itu topeng. XD XD XD XD

IU bilang di setiap konsernya saat ia menyanyikan lagu Blueming, para fans memang selalu memberikan surprise untuknya. Tapi, yang ini benar-benar memorable banget buat dia. Iyalah, sampai bikin dia gak bisa nyanyi tuh gimana. XD XD Katanya juga dia udah siap-siap untuk menampilkan lagu Blueming sambil menari untuk pertama kalinya. Tapi gara-gara topeng itu, dia jadi gak bisa nari. XD XD

Lalu, ada saat di mana IU kebingungan karena para fans bisa hafal semua lagunya dia dan ikut bernyanyi. "Kalian nyanyi bareng semua, kan? Kalian hapalin liriknya gimana? Karena saya sendiri suka bingung sama liriknya kok kalian bisa pada hapal? Enak banget konser di luar negeri karena kalian menyanyikan lirik dengan sempurna dan benar-benar nungguin saya." Mungkin karena ini adalah bahasa asing, IU terheran-heran ya kok bisa sampai hapal. Dia gak tau aja kalau K-Popers ngafalin lirik lagu idolanya tuh kayak ngafalin pelajaran kalau lagi mau ujian, bahkan bisa lebih rajin dari pada pas mau ujian. XD XD Tapi, ada memang ada lirik yang ditampilkan juga dalam romanji di layar panggung, sih. Inilah salah satu yang aku puji-puji juga dari layarnya, selain menampilkan efek dan background yang amazing, di layar juga ditampilkan lirik lagunya dalam romanji supaya fans bisa ikutan nyanyi. Kata temanku yang suka nonton konser-konser lain sih baru kali ini ya ada konser yang nampilin lirik di layarnya.

Lalu, IU juga menyanyikan soundtrack-soundtracknya Hotel Del Luna, loh!! Seperti Lean on Me dari 10 CM, A Poem Titled You dari Taeyeon, dan Can You Hear My Heart dari Heize. Karena sambutan fans hangat sekali pada lagu-lagu itu, (iya, rata-rata kan doyan K-Drama, ya. Apalagi yang main cakep *loh) IU bilang kalau dia merasa bangga dan senang walau yang ia nyanyikan itu lagu orang lain.


Source: Instagram
IU juga menampilkan lagu Bbi Bbi yang katanya sangat populer di negara-negara lain, dlwlrma (This Moment), The Red Shoes, Above The Time, dan You and I yang membuat ruangan konser bergemuruh. Oiyah, sama Lullaby juga dengan suaranya yang mendayu-dayu dan sungguh menenangkan jiwa. "Saya akan membiarkan kalian istirahat selama saya menyanyikan lagu ini." Dan benar sih, aku merasa jauh lebih rileks saat dan setelah aku mendengar lagu Lullaby dinyanyikan.

IU adalah penyanyi yang selalu menampilkan encore di setiap konsernya. Dari jam 9 dia udah dadah-dadah, tuh. Karena memang konser utamanya berlangsung selama 2 jam. Lalu, beberapa menit berlalu IU balik lagi ke panggung untuk melanjutkan encore nya dengan lagu Good Day sebagai opening dari encore pertama. Finally, I can see her legendary three high note with my own eye. Live!! Saat encore sudah diperbolehkan untuk merekam (walau sebelum encore pun banyak yang curi-curi untuk merekam sih dan berkali-kali ditegur sama kru promotornya), saat itu tanganku merekam tapi mataku terpaku dengan suaranya yang sungguh memukau. Jadi, ya gak tau itu rekaman hasilnya gimana, ya. Wkwkwkwk Temanku, Dewi sempat berpesan, "Kak nanti pas nonton kalau bisa jangan sering-sering ngerekam, ya. Nikmati aja konsernya." Dan iya, aku setuju banget dengan pesannya itu, sih. Kalau ngerekam kan fokusnya terpecah antara perform di stage dan juga ngawasin kamera Hp yang lagi ngerekam, jadi gak menikmati bener-bener. Jadi, aku merekam sesekali aja memang. Toh, pasti ada banyak video yang nantinya beredar di Instagram dari fanbase-fanbasenya IU, yang tentu hasil rekamannya lebih bagus dari punyaku. Wkwkwkwk

Setelah itu, IU kembali berinteraksi dengan fans, membaca lagu apa yang diminta fans untuk IU nyanyikan yang mereka tulis pada banner yang sudah disediakan oleh panitia projek. Akhirnya, IU menyanyikan 7 lagu selama encore yang berlangsung selama 1.5 jam itu. Wow, konser utamanya 2 jam, encorenya 1.5 jam. Benar-benar terpuaskan, deh. Semakin mendekati akhir acara, aku semakin emosional. Saat IU menyanyikan lagu Heart, aku merasakan rasa hangat yang belum pernah aku rasakan sebelumnya. IU pernah berkata bahwa ia ingin diingat oleh fans dengan lagu Heart, in case dia sudah gak ada di dunia hiburan lagi. Dan saat aku mendengarkan IU menyanyikan lagu itu sambil sepenuh hati berinteraksi dengan fansnya, aku gak bisa gak merasa terenyuh. Duuh. Mode melankolisku sungguh aktif banget kemarin, tuh. Daaaaaaan saat IU menyanyikan lagu Love Poem, air mata yang sudah berjam-jam aku tahan pun gak terbendung lagi. Mengalir. Deras. Gak peduli lagi orang yang duduk di samping kiri kanan aku mau nanggepin kayak gimana, ya (toh gak kenal juga wkwkwk). Saat itu aku nangis sejadi-jadinya. Semua emosi, yang entah harus ku jelaskan dengan kalimat seperti apa, meluap semua ditambah dengan memori bahwa aku mendengarkan lagu Love Poem itu disaat aku sedang merasa down. That song embraced me and said that I'm not alone, there's someone out there who wants my existence, there's someone out there who will listen to my irrational mind, there's someone out there who wants to be my friend. And that's it. I played that song on repeat for the couple of weeks and then I feel better and better. As I told you before, that song saved my life, IU saved my life. 

I think someone
Is praying for someone

I think I can softly hear
A love poem that was silently written

It clearly flies over to you
I hope it reaches you before it's too late

I'll be there, behind you when you walk alone
Singing till the end, this song that won't end
Open your ears for just a moment

I'll sing for you, who is walking through an especially long night


Bonus Feature

Tanggal 30 Desember, IU kembali ke Korea. Dan banyak fans nya yang pergi ke bandara untuk "mengantar" kepergiannya. Iya, kayak udah jadi agenda bagi para K-Popers gitu, deh. Kalau idolanya datang "dijemput", kalau pulang ke Korea ya "diantar" lagi. Padahal mah cuma dadah-dadah selewat doang. X'D X'D Dan aku menjadi salah satu fans yang ikutan "ngantar" IU pulang, dong. X'D X'D Sungguh unpredictable moment banget sih itu.

Saat itu sebenarnya aku gak kepikiran sama sekali bakal ikut sih, walaupun pingin karena euforia konser malam sebelumnya masih membekas banget, kan. Tapi, sayangnya hari itu aku harus pulang ke Karawang karena sepupuku ngajak makan-makan. Temanku, Nadia, katanya sih mau ikut.

Ternyata, aku pulang kesorean karena siangnya aku ada interview untuk placement test kursus Inggris di LBI UI (ini kapan-kapan aku ceritain, ya) sampai sore. Jadi, ya gak keburu juga pasti ikut makan-makannya, karena jalanan udah macet banget pasti dan aku paling malas buat bermacet-macetan di jalan. Akhirnya, aku memutuskan untuk pulang besok paginya aja. Sebagai gantinya, yah udah ketebaklah, ya. Aku langsung kontak Nadia dan bilang kalau aku mau ikut ke bandara. Wkwkwkwkwkwk Sungguh random sekali hari itu, tuh. Tau-tau jam 7 malam kurang beberapa menit aku udah lari-lari aja di stasiun BNI City untuk ngejar kereta jam 6.51, yang ternyata udah ketinggalan juga, sih. Akhirnya, aku dan Nadia naik kereta jam 7.19. Pengalaman ini sungguh mind-blowing sih buat aku. Pertama, aku sama sekali belum pernah ketemu Nadia sebelumnya. Seperti yang udah aku ceritakan kalau aku kenal dia dari grup PO Album (dan akhirnya saling curhat dan ngegibah bareng *loh). Dan aku bukan tipikal orang yang suka, dengan suka rela, ketemu sama stranger, bahkan kayaknya aku pertama kali sih buat ketemu sama stranger (diluar dari stranger yang kebetulan aku temui di event-event yang aku datangi sendirian, ya). Kedua, aku belum pernah ke bandara naik kendaraan lain selain mobil sebelumnya dan pertama kali juga aku naik kereta bandara kemarin, tuh. Kayak orang norak ajalah itu pas naik, celingukan mengagumi teknologi transportasi canggih bernama kereta bandara yang sebenarnya selayaknya kereta aja, sih. Tapi, rasanya lebih esklusif aja karena ke bandara. Walau aku gak terbang ke mana-mana. X'D X'D


Source: Instagram
Ketiga, begitu sampai di bandara, aku masih gak percaya kalau aku ikut-ikutan "ngantar" IU ke bandara. Celingukan nyari IU pas dia udah sampai, karena badannya yang kecil ketutupan sama bodyguard dan petugas bandara yang tinggi-tinggi. Lalu, pakai acara lari-lari pula yang sebenarnya aku ikut-ikutan orang lain aja sih, gak ngerti juga sebenarnya kenapa mereka musti lari. X'D X'D Sungguh mind blowing, sampai saat ini juga aku masih merasa aneh karena aku ini adalah tipe anak yang terorganisir (sangat terorganisir malah) dalam merencanakan semua aktivitas aku mulai dari bangun tidur. This is just so UNPLANNED, just NOT so MEI. But, it really fun tho. XD XD

Ketemu Nadia yang selama ini cuma lewat chat akhirnya bisa ngegibah ngomongin IU nonstop dari kereta mulai jalan sampai akhirnya tiba di bandara. Lalu, ngerasain naik kereta bandara pulang pergi (pulangnya aku sendirian malah karena Nadia memutuskan untuk naik Damri) yang sebenarnya mahal sih, sekali pergi 70ribu PP jadi 140rb (uang makan aku 4 hari X'D). Lalu ngerasain euforia "ngantar" idola pulang. That bundle of memories is just unforgettable for me. Tapi, kalau ditanya mau lagi gak nanti ikut "ngantar" atau "jemput" IU di bandara kalau ke sini lagi? Engga, deh. Cukup tau aja. XD XD

Comments

Popular Posts